Uji Keamanan Menyeluruh oleh Tim Bersertifikat
Vulnerability Assessment & Penetration Testing yang mencakup seluruh permukaan serangan — web, mobile, jaringan, API, cloud, hingga red team exercise — sebelum penyerang menemukan celahnya.
Angka yang Perlu Anda Tahu
Data dari laporan industri terkemuka yang menjelaskan mengapa pengujian keamanan rutin bukan opsi — melainkan kewajiban.
207 hari
Rata-rata waktu deteksi breach
Tanpa monitoring dan pengujian rutin, penyerang rata-rata sudah berada di dalam jaringan selama 207 hari sebelum terdeteksi.
IBM Cost of Data Breach 2023
80%+
Kerentanan terkait OWASP Top 10
Lebih dari 80% kerentanan aplikasi web yang ditemukan dalam pentest masih berkaitan dengan kategori OWASP Top 10 yang telah diketahui bertahun-tahun.
OWASP / SANS Institute
60%
UKM tutup pasca cyberattack
60% usaha kecil dan menengah yang mengalami serangan siber signifikan tidak dapat bertahan dan tutup dalam 6 bulan setelahnya.
Ponemon Institute / NCSA
USD 1,76 juta
Penghematan dengan pentest rutin
Organisasi yang melakukan pengujian keamanan secara teratur menghemat rata-rata USD 1,76 juta lebih rendah dalam biaya pemulihan breach.
IBM Cost of Data Breach 2023
Ruang Lingkup Pengujian
Layanan VAPT kami mencakup seluruh attack surface modern — bukan sekadar web application, tapi ekosistem keamanan Anda secara keseluruhan.
Web Application Pentest
Pengujian keamanan aplikasi web secara menyeluruh mencakup OWASP Top 10, business logic flaws, autentikasi & otorisasi, manajemen sesi, dan injection vulnerabilities.
Mobile Application Pentest
Analisis keamanan aplikasi mobile Android dan iOS meliputi reverse engineering, analisis penyimpanan lokal, intercepting komunikasi jaringan, dan OWASP Mobile Top 10.
Network & Infrastructure Assessment
Penilaian keamanan jaringan internal dan eksternal mencakup firewall, router, switch, segmentasi jaringan, wireless, dan identifikasi eksposur perimeter.
API Security Testing
Pengujian keamanan REST API, GraphQL, dan SOAP — termasuk autentikasi JWT/OAuth, otorisasi berbasis role, rate limiting, eksposur data, dan injection via API.
Cloud Security Review
Audit konfigurasi lingkungan cloud (AWS, GCP, Azure) meliputi IAM privilege assessment, misconfigured storage bucket, kebijakan enkripsi, logging, dan serverless security.
Social Engineering Simulation
Simulasi serangan rekayasa sosial untuk menguji ketahanan karyawan — phishing campaign bertarget, vishing, dan skenario physical access testing.
Red Team Exercise
AdvancedSimulasi adversary jangka panjang berbasis tujuan bisnis — bukan sekadar menemukan celah, tetapi menguji kemampuan deteksi & respons tim keamanan Anda secara realistis.
Pendekatan Metodologi
Kami menyesuaikan pendekatan pengujian berdasarkan konteks, tujuan, dan anggaran klien — setiap engagement dirancang untuk menghasilkan nilai maksimum.
Tester tidak memiliki informasi awal tentang sistem target. Menyimulasikan serangan penyerang eksternal yang tidak diketahui identitasnya.
Kelebihan
Simulasi ancaman paling realistis
Temuan mencerminkan risiko nyata dari luar
Cocok untuk
External pentest, regulatory compliance testing
Tester diberikan informasi parsial (akun user, dokumentasi API, atau arsitektur dasar). Paling umum digunakan untuk aplikasi web dan mobile.
Kelebihan
Keseimbangan antara realism dan efisiensi
Coverage lebih luas dalam waktu terbatas
Cocok untuk
Web & mobile app testing, authenticated API testing
Tester mendapatkan akses penuh ke source code, arsitektur sistem, dan dokumentasi teknis. Menghasilkan audit yang paling mendalam dan komprehensif.
Kelebihan
Temuan paling lengkap termasuk code-level
Identifikasi logic flaws tersembunyi
Cocok untuk
Secure code review, pre-launch audit, compliance assessment
Tahapan Proses Pentest
Metodologi kami mengikuti standar industri PTES (Penetration Testing Execution Standard) dan OWASP Testing Guide untuk hasil yang konsisten dan terdokumentasi.
Pre-engagement & Scoping
Penetapan ruang lingkup pengujian (scope), target sistem, batasan waktu, dan rules of engagement. Pembuatan surat otorisasi pengujian yang melindungi kedua pihak secara hukum.
Reconnaissance & OSINT
Pengumpulan informasi pasif tentang target — subdomain, teknologi yang digunakan, email, bocoran konfigurasi, data publik dari breach database, dan pemetaan attack surface awal.
Scanning & Enumeration
Port scanning aktif, service enumeration, fingerprinting teknologi, identifikasi versi software, dan mapping endpoint/service yang berjalan pada target.
Vulnerability Analysis
Identifikasi kerentanan melalui kombinasi automated scanning dan manual testing — memvalidasi false positives dan memprioritaskan berdasarkan risiko nyata (CVSS scoring).
Exploitation
Eksploitasi kerentanan yang telah tervalidasi dengan Proof of Concept yang terdokumentasi — membuktikan dampak nyata tanpa merusak integritas sistem produksi.
Post-Exploitation (Jika Applicable)
Untuk pengujian network/infrastructure: privilege escalation, lateral movement, dan uji potensi dampak lanjutan jika penyerang mendapatkan pijakan pertama.
Reporting & Remediation Support
Penyusunan laporan komprehensif dengan Executive Summary dan Technical Finding Report — lengkap dengan CVSS rating, bukti eksploitasi, dan rekomendasi perbaikan yang actionable.
Yang Anda Terima
Setiap engagement menghasilkan set deliverables yang komprehensif — bukan sekadar daftar CVE, tapi insight yang actionable.
Executive Summary Report
Ringkasan temuan untuk manajemen senior — risiko tingkat tinggi, impact bisnis, dan rekomendasi prioritas tanpa jargon teknis.
Technical Vulnerability Report
Laporan teknis lengkap setiap temuan dengan CVSS v3.1 scoring, deskripsi teknis, bukti eksploitasi (PoC), dan langkah reproduksi.
Proof of Concept Documentation
Dokumentasi evidensi eksploitasi termasuk screenshot, request/response HTTP, video recording, dan command output sebagai bukti otentik.
Remediation Recommendations
Panduan perbaikan teknis yang spesifik per temuan — bukan sekadar "update software", tapi langkah konkret yang bisa langsung dieksekusi tim developer.
Retest Report
Setelah Anda melakukan perbaikan, kami melakukan verifikasi ulang untuk mengkonfirmasi setiap temuan telah berhasil ditutup.
Tim Bersertifikat Internasional
Setiap pentest dilakukan oleh tim yang memiliki sertifikasi industri yang diakui secara global — bukan hanya mereka yang belajar dari tutorial online.
Kami juga menerapkan peer review antar anggota tim untuk setiap engagement sehingga tidak ada temuan yang terlewat akibat blind spot individu.
OSCP
Offensive Security Certified Professional
CEH
Certified Ethical Hacker — EC-Council
eWPT
eLearnSecurity Web Penetration Tester
CompTIA PenTest+
CompTIA Penetration Testing Certification
Security+
CompTIA Security+
Kapan Perusahaan Perlu Melakukan Pentest?
Pentest bukan hanya untuk perusahaan besar — ini adalah praktik keamanan esensial yang relevan dalam situasi-situasi berikut.
Sebelum meluncurkan aplikasi atau fitur baru
Temukan celah keamanan sebelum pengguna nyata dan penyerang mengaksesnya. Lebih murah memperbaiki sebelum launch daripada sesudahnya.
Setelah perubahan besar pada arsitektur sistem
Migrasi cloud, restrukturisasi microservice, atau penggantian infrastruktur membuka attack surface baru yang perlu divalidasi.
Sebagai persyaratan regulasi atau klien
OJK, BSSN, dan klien enterprise sering mensyaratkan laporan pentest terkini sebagai bagian dari due diligence keamanan vendor.
Evaluasi keamanan berkala (tahunan)
Standar industri merekomendasikan pentest minimal sekali per tahun — threat landscape berubah, dan celah baru muncul setiap saat.
Setelah terjadi insiden keamanan
Post-incident pentest memastikan vektor serangan yang digunakan telah ditutup dan tidak ada celah tersembunyi yang tertinggal.
Persiapan ISO 27001 atau sertifikasi keamanan
Pentest adalah kontrol teknis yang relevan dalam ISO 27001 Annex A dan sering menjadi bukti yang diminta saat audit sertifikasi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Punya pertanyaan spesifik tentang scope, metodologi, atau harga? Hubungi tim kami melalui halaman kontak atau footer.
Apakah pentest aman dilakukan di sistem produksi?
Ya, dengan pre-engagement yang tepat. Kami menetapkan rules of engagement yang ketat sebelum pengujian dimulai — termasuk batasan teknik yang diizinkan, jendela waktu pengujian, dan prosedur darurat jika sistem terdampak. Untuk sistem kritis, kami selalu merekomendasikan pengujian di lingkungan staging terlebih dahulu, dilanjutkan pengujian terbatas di produksi.
Berapa lama durasi sebuah engagement pentest?
Durasi bergantung pada scope. Web application pentest umumnya memerlukan 3–5 hari kerja aktif pengujian. Network & infrastructure assessment 5–10 hari. Red team exercise bisa berlangsung 2–4 minggu. Setelah pengujian selesai, penyusunan laporan memerlukan tambahan 3–5 hari kerja sebelum laporan diserahkan kepada Anda.
Apa perbedaan antara Vulnerability Assessment dan Penetration Testing?
Vulnerability Assessment (VA) mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kerentanan secara sistematis — umumnya menggunakan automated tools dengan sedikit validasi manual. Penetration Testing (PT) melangkah lebih jauh dengan mencoba mengeksploitasi kerentanan yang teridentifikasi secara manual untuk membuktikan dampak nyata. Layanan VAPT kami menggabungkan keduanya untuk hasil yang komprehensif.
Informasi apa yang perlu disiapkan sebelum pentest dimulai?
Untuk black box: minimal daftar domain, IP, atau aplikasi target beserta surat otorisasi tertulis. Untuk grey box: tambahan akun user aktif (berbagai level akses), dokumentasi API jika ada, dan gambaran arsitektur dasar. Untuk white box: source code dan diagram arsitektur sistem lengkap. Tim kami akan memandu Anda melalui pre-engagement checklist saat kickoff.
Apakah ada jaminan kerahasiaan untuk temuan dan laporan pentest?
Ya, setiap engagement dilindungi oleh Non-Disclosure Agreement (NDA) yang mengikat secara hukum. Laporan hanya diserahkan kepada pihak yang berwenang di organisasi Anda. Kami tidak pernah membagikan, mempublikasikan, atau mereferensikan detail teknis temuan Anda kepada pihak manapun tanpa persetujuan eksplisit dari Anda.
Seberapa sering perusahaan idealnya melakukan pentest?
Standar industri dan praktik terbaik merekomendasikan minimal satu kali per tahun. Namun, pentest tambahan sangat disarankan sebelum peluncuran fitur besar, setelah migrasi infrastruktur, atau setelah insiden keamanan. Beberapa regulasi seperti POJK di sektor keuangan dan PCI-DSS untuk pembayaran mensyaratkan frekuensi pengujian yang lebih spesifik.
Apakah CloudSphere juga memberikan bantuan remediasi setelah pentest?
Ya. Selain laporan dengan rekomendasi perbaikan yang spesifik dan actionable, tim kami tersedia untuk sesi tanya jawab teknis dengan tim developer Anda selama periode remediasi. Setelah perbaikan selesai, kami melakukan retest untuk memverifikasi bahwa setiap temuan telah berhasil ditutup dan menghasilkan retest report resmi.
Temukan Celah Sebelum
Penyerang Menemukannya
Dapatkan proposal pentest yang disesuaikan dengan scope dan anggaran Anda. Konsultasi awal gratis, tidak ada kewajiban.
