Manajemen Insiden
GuardSphere
Respons Insiden yang Cepat, Terstruktur, dan Terdokumentasi
Ketika insiden keamanan terjadi, setiap menit sangat berarti. GuardSphere memastikan tim Anda memiliki sistem yang jelas untuk mencatat, mengeskalasi, dan menyelesaikan insiden secara terstruktur.

GuardSphere
Manajemen Insiden
277 mnt
Rata-rata waktu untuk mengidentifikasi sebuah insiden keamanan tanpa sistem yang terstruktur
Sumber: IBM Cost of a Data Breach 2023
54%
Penurunan biaya insiden ketika organisasi memiliki Incident Response Plan yang teruji
Sumber: IBM Security
70%
Insiden keamanan tidak dilaporkan secara formal karena tidak ada mekanisme pelaporan yang mudah
Sumber: Ponemon Institute
Penanganan Insiden Ad-hoc Memperburuk Dampak
Tanpa sistem yang terstruktur, penanganan insiden keamanan sering berjalan kacau: informasi tersebar di chat grup, penugasan tim tidak jelas, timeline kejadian tidak terdokumentasi, dan bukti bisa hilang.
Regulasi dan standar keamanan seperti ISO 27001:2022 dan BSSN mewajibkan dokumentasi insiden yang komprehensif. Ketika auditor atau regulator meminta bukti bagaimana Anda menangani insiden, laporan WhatsApp tidak akan cukup.
Selain itu, tanpa data insiden yang terstruktur, Anda tidak dapat menganalisis pola ancaman, mengidentifikasi kelemahan sistemik, atau membuktikan perbaikan yang telah dilakukan dari waktu ke waktu.
Bagaimana GuardSphere Bekerja
Proses yang sederhana, terstruktur, dan dapat langsung dijalankan oleh tim Anda.
Laporkan Insiden
Siapapun di organisasi — teknis maupun non-teknis — dapat melaporkan insiden atau kejadian mencurigakan melalui form terstruktur yang sederhana. Setiap laporan langsung mendapat ID unik dan timestamp.
Kategorisasi & Penetapan Severity
Tim keamanan mengkategorisasi insiden berdasarkan tipe dan menetapkan tingkat keparahan (Low / Medium / High / Critical). Penetapan severity menentukan SLA respons yang harus dipenuhi.
Eskalasi & Penugasan Tim
Sistem mengirim notifikasi otomatis ke tim respons yang sesuai berdasarkan kategori dan severity. Incident lead dan anggota tim ditugaskan dengan peran yang jelas.
Penanganan & Dokumentasi Real-time
Setiap aksi yang diambil — update status, upload bukti, komentar investigasi — tercatat otomatis dalam timeline kronologi yang tidak dapat diubah.
Penutupan & Post-Incident Review
Setelah insiden diselesaikan, tim melakukan review terstruktur: root cause analysis, lesson learned, dan tindakan korektif untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Fitur & Kapabilitas
Dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional nyata — bukan sekadar checklist fitur yang terlihat bagus di brosur.
Pencatatan Insiden Terstruktur
Form standar dengan field yang relevan: kategori insiden, severity, sistem terdampak, deskripsi kejadian, dan dampak awal. Setiap insiden mendapat ID unik dan timestamp otomatis saat dilaporkan.
Eskalasi & Notifikasi Otomatis
Atur routing eskalasi berdasarkan severity dan kategori insiden. Notifikasi otomatis dikirim ke tim respons yang tepat via email — memastikan tidak ada insiden yang terlewat atau ditangani oleh orang yang salah.
Timeline Kronologi Insiden
Setiap aksi yang diambil — update status, penugasan, penambahan bukti, komentar tim — tersimpan dalam timeline kronologi yang tidak dapat diubah. Ini adalah bukti audit yang krusial.
Penugasan Tim Respons
Assign anggota tim dengan peran spesifik pada setiap insiden: incident lead, analyst, communication PIC. Setiap anggota mendapat notifikasi dan visibilitas atas tugas mereka.
Evidence Management
Upload dan kelola bukti insiden — screenshot, log files, packet captures, email, dan dokumen relevan — terpusat dalam satu tempat yang terhubung langsung ke record insiden.
Post-Incident Review
Template review pasca insiden terstandarisasi yang memandu tim melakukan lesson learned: root cause analysis, langkah perbaikan, dan perubahan kontrol yang diperlukan untuk mencegah berulangnya insiden.
Laporan & Analisis Tren
Dashboard analitik menampilkan statistik insiden per kategori, severity, waktu respons rata-rata, dan tren dari waktu ke waktu — data berharga untuk program keamanan dan pelaporan ke manajemen.
Kepatuhan & Standar yang Didukung
GuardSphere dirancang untuk membantu organisasi Anda memenuhi persyaratan kontrol dan standar keamanan informasi yang relevan.
Information Security Incident Management Planning
GuardSphere mengimplementasikan perencanaan dan prosedur manajemen insiden yang disyaratkan, termasuk penetapan peran dan tanggung jawab.
Assessment and Decision on Information Security Events
Dukung proses kategorisasi dan penilaian event keamanan untuk menentukan apakah perlu dieskalasi sebagai insiden.
Response to Information Security Incidents
Workflow respons terstruktur memastikan insiden ditangani sesuai prosedur yang terdefinisi dan terdokumentasi.
Learning from Incidents
Fitur post-incident review dan analisis tren mendukung proses pembelajaran dari insiden untuk perbaikan berkelanjutan.
Service Level Agreement (SLA)
Sebagai platform manajemen insiden, GuardSphere menerapkan komitmen ketersediaan yang lebih ketat. SLA berikut berlaku untuk seluruh Pelanggan dan menjadi bagian dari Perjanjian Layanan (Service Agreement) yang ditandatangani bersama.
Uptime
99.9%
Ketersediaan layanan per bulan — lebih tinggi dari produk lain karena peran GuardSphere dalam respons insiden kritis
Respons Insiden Kritis
2 jam kerja
Waktu respons pertama untuk isu yang berdampak pada kemampuan tim menangani insiden keamanan
Respons Isu Normal
8 jam kerja
Waktu respons pertama untuk permintaan bantuan dan pertanyaan teknis umum
Backup Data
Harian
Pencadangan data insiden otomatis setiap hari, disimpan selama minimal 36 bulan untuk kebutuhan audit
RTO (Recovery Time)
4 jam
Waktu maksimal pemulihan layanan setelah insiden mayor yang mempengaruhi ketersediaan platform
RPO (Recovery Point)
8 jam
Titik data terakhir yang dijamin dapat dipulihkan dalam kondisi kegagalan sistem
Notifikasi Insiden
≤ 1 jam
Waktu maksimal pemberitahuan kepada Pelanggan sejak insiden ketersediaan teridentifikasi
* Semua SLA diukur secara bulanan dan berlaku sejak tanggal aktivasi langganan.
Siapa yang Membutuhkan GuardSphere?
Platform ini dirancang untuk menjawab pain point nyata dari berbagai peran dalam organisasi.
IT Security / SOC Team
Membutuhkan sistem terpusat untuk mencatat dan melacak insiden secara real-time, menggantikan spreadsheet atau grup chat yang tidak terstruktur.
Compliance Manager / ISO 27001 PIC
Butuh dokumentasi insiden yang komprehensif dan audit trail yang lengkap sebagai bukti implementasi kontrol A.5.24–A.5.28 untuk auditor ISO 27001.
IT Manager / CTO
Ingin visibilitas atas semua insiden yang sedang ditangani, waktu respons tim, dan tren ancaman untuk pelaporan ke manajemen senior.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Masih ada pertanyaan tentang GuardSphere? Hubungi tim kami melalui halaman kontak atau footer.
Apa yang dimaksud dengan 'insiden' dalam konteks GuardSphere?
GuardSphere dirancang untuk mengelola insiden keamanan informasi secara luas — mulai dari pelanggaran kebijakan, akses tidak sah, kehilangan perangkat, malware, hingga insiden layanan yang berdampak pada keamanan. Kategori insiden dapat dikonfigurasi sesuai definisi kebijakan internal perusahaan Anda.
Apakah karyawan non-teknis bisa melaporkan insiden?
Ya. GuardSphere menyediakan form pelaporan yang sederhana dan intuitif untuk pengguna non-teknis. Karyawan dapat melaporkan insiden atau kejadian mencurigakan tanpa perlu memahami terminologi keamanan — tim keamanan yang akan melakukan penilaian dan kategorisasi selanjutnya.
Berapa lama data insiden disimpan di GuardSphere?
Data insiden disimpan dengan retensi yang dapat dikonfigurasi sesuai kebijakan Anda — minimal 3 tahun direkomendasikan untuk kebutuhan audit ISO 27001. Data tidak dihapus secara otomatis; penghapusan hanya dapat dilakukan oleh administrator dengan log yang tercatat.
Bagaimana tim yang berbeda bisa berkolaborasi dalam satu insiden di GuardSphere?
GuardSphere memungkinkan penugasan peran yang fleksibel dalam satu insiden — incident lead, analyst, dan communication PIC dapat bekerja secara paralel. Setiap anggota tim menerima notifikasi email untuk update yang relevan, dapat menambahkan komentar, mengupload bukti, dan memperbarui status secara real-time. Semua aktivitas tercatat dalam timeline kronologi yang tidak dapat diubah.
Bagaimana GuardSphere membantu saat audit sertifikasi ISO 27001?
Auditor ISO 27001 akan meminta bukti bahwa insiden keamanan dicatat dan ditangani sesuai prosedur. GuardSphere dapat mengekspor laporan insiden, audit trail, dan ringkasan lesson learned yang mencakup seluruh persyaratan Clause A.5.24–A.5.28 dalam format yang siap diserahkan.
Siap Mencoba GuardSphere?
Jadwalkan demo gratis dan lihat langsung bagaimana GuardSphere dapat menyederhanakan proses manajemen insiden di organisasi Anda.
